Skip to content

BERITA DUKA

Juli 24, 2008

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Roji’un

Telah meninggal dunia guru kita tercinta Bapak Darminto, ayahanda dari sahabat kita Puthut, pagi ini hari Kamis, tanggal 24 Juli 2004.

Bagi rekan-rekan di Wonogiri dan sekitarnya dimohon untuk ta’ziyah di rumah duka, di sebelah Lapangan Wonokarto, Giriwono.

Kami yang jauh hanya bisa berdoa, semoga arwah beliau diterima di sisiNya dan ditempatkan di tempat terbaik di sisiNya. Semoga keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan dan kesabaran.

Kami yang turut berduka cita :

Penjaga Blog, DM

13 Komentar leave one →
  1. Intiep permalink
    Juli 24, 2008 9:01 am

    Ini adalah salah satu rahasia Alloh yang kita tidak tau kapan datangnya…
    Semoga Puthut dan keluarga sabar dan tabah menghadapinya. Percayalah, Alloh pasti menentukan yang terbaik untuk umatNya.

  2. ary permalink
    Juli 24, 2008 9:27 am

    turut berduka cita ,semoga almarhum diterima disisiNya dan untuk keluarga yg ditinggalkan mdpt ketabahan.amin

  3. one's permalink
    Juli 24, 2008 9:40 am

    ikut berduka cita…semoga arwah beliau diterima disisi Allah SWT…amien..
    juga keluarga yang ditinggalkan mendapat ketabahan…

  4. 10'za permalink
    Juli 24, 2008 10:27 am

    Turut berduka cita ,semoga almarhum diterima disisiNya dan untuk keluarga yg ditinggalkan mendapat ketabahan.amin…
    Buat Puthut, doa anak untuk orang tua adalah segalanya….

  5. manon permalink
    Juli 24, 2008 1:17 pm

    Bener kata Inti, rahasia Allah, karena wingine pak Darminto masih main ke rumah bapakku, sedane halus…

    Turut berduka cita ya Thut, sing tabah, keluarga yang ditinggal saling jaga..

  6. donok permalink
    Juli 24, 2008 3:01 pm

    Innalillahi wa inna ilaihi rojiuun, semoga segala amal perbuatan beliau deterima aleh allah swt. dan diampuni segala dosa2nya.
    Semoga dengan banyaknya doa yang mengiringi, bisa meringankan langkah beliau menghadap Allah swt…..Amiin.

    Sing tabah yo tut, doa anak yang sholeh bagaikan lentera bagi almarhum.

  7. Ninuk Penjaga Blog permalink
    Juli 25, 2008 11:33 pm

    penjaga blog and gank, wartawan blog undercover…simpatisan blog ikut berbelasungkawa…semoga Alm diberikan tempat yg terbaik di sisiNya.AMin

  8. Yoekya permalink
    Juli 26, 2008 5:49 am

    Puthut …..sahabatku yang tegar dan tabah
    Saat ini aku tulis, berarti aku dah sp Clg lagi dengan selamat utuh terjaga hati dan body ,dan syukur Allah memberi kelancaran dan kemudahan sewaktu aku ta’ziah ke Wng

    Kita pasukan 86 sahabatmu seperti tangan dan mata,saat tangan terluka mata menangis dan saat mata menangis tangan mengusapnya dan katanya sahabat adalah ” mercusuar ” yang menerangi tanpa harap,walau diri dalam gelap,dan sahabat adalah “lilin”yang menerangi dalam gelap,dan berjaga setiap saat(ingat…..?)
    Almarhum meninggalkan kita dengan mudah dan tenang,kita semua turut berduka cita semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan iman.Amin.

  9. Juli 26, 2008 4:09 pm

    Benar kata mbak yayuk, kita ikut merasakan kesedihan sahabat kita….dengan kepergian seorang ayah.
    Pak Darminto juga bapak kita semua, beliau telah memberikan dedikasi dan pengabdiannya untuk mengajar kita semua. Sadar atau tidak apa yang diajarkan Bapak Darminta telah mewarnai perjalanan hidup kita semua. Selamat jalan Bapak semoga Allah menempatkannya di tempat terbaik di sisiNya karena kebaikan dan keikhlasan beliau mendidik kita semua.
    Mas Puthut, Janu, semoga sabar menerima kepergiannnya. Doa anak dan istri yang sholeh adalah amal yang tdk akan terputus…

  10. Ubay permalink
    Juli 26, 2008 6:01 pm

    Tuhan, terimalah Beliau di sisi terindah-Mu, sisi surga terbaik-Mu, ………..
    Rasulullah, akuilah Beliau sebagai orang dan umat-Mu yang berhak atas syafaatmu, …….

    Semoga temanku dan keluarga yang ditinggalkan, diberikan TAULADAN terbaik dan KETABAHAN terkuat untuk melanjutkan segala cita-citanya.

  11. Ubay permalink
    Juli 26, 2008 6:09 pm

    Tuhan, …..
    terlalu cepat semua, ……
    Kau panggil satu-satunya yang dia punya …
    Ayahanda Puthut tercinta …..
    Jujur, lugu dan bijaksana ……
    mengerti apa yang tersimpan dalam jiwa ….

    Buat Puthut,
    Ingat salah satu lagu yang kita nyanyikan waktu ‘begadang’?
    Kali ini aku gubah sendiri buat “kamu”.

  12. May permalink
    Juli 26, 2008 9:33 pm

    Phutut….
    walau tak turut ke Wng melayat,aku ikut merasakan apa yang kau rasa,rasa kehilangan seorang ayah pengukir jiwa raga

    Tapi semua itu takdir kita tak mungkin mengelak,semua akan mengalaminya tanpa terkecuali”tiap tiap yang berjiwa akan merasakan mati,dan hanya kepadaNya akan kembali”

    Aku yakin Phutut tabah
    Dan mampu menjadi penerus sesuai harapan Almarhum
    Semoga Alm di tempatkan di surga yang terindah….Amin

  13. tunjung permalink
    Juli 27, 2008 9:23 pm

    Puthut,

    kami sekeluarga turut Berduka Cita atas meninggalnya bapak…
    yang tabah ya Thut… Tuhan pasti mempunyai rencana yang lebih indah bagi kita semua..
    Selamat Jalan pak Darminto

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: